AKHIRNYA!!!!!!!!!!!!!!

Akhirnya.. aku berhasil.. krn Tuhan besertaku. Dia bersamaku dan selalu bersamaku dan menunjukkan kasih dan setiaNya.. Dia buka jalan.. Dia Buat mujizat.. Dia memegang aku dan selalu bersamaku ditengah lembah kekelaman sekalipun. I thank God..

Semua adalah kasih karunia.. kalo aku bisa itu karena anugerahNya.

Skr aku memul;ai suatu kehidupan yang baru.. suatu perjalanan iman bersama dengan Allah yang mengasihiku. Dia ingin aku berhasil dan mencapai batas tertinggi dari panggilanNya terhadapku.

BANGKIT DAN BERLARILAH.. SONGSONGLAH BADAI DAN TERBANGLAH DIATASNYA!!

All for JESUS….

HATIKU PERIH…

Hatiku begitu perih.. gak tau kenapa? aku gak tau apakah aku bisa menjalaninya.. sepertinya aku ketemu jalan buntu.. aku sendiri.. berat rasanya begitu melihat matahari pagi.. sepertinya aku ndak punya kekuatan lagi untuk berdoa.. mulutku ndak bisa ngomong apa2 lagi.. apa yang harus aku perbuat?? dari mana aku harus memulai??

Lagi2 masalah angel.. mengapa dia selalu mengganggu pikiranku.. perasaanku? apa aku begitu lemah? kenapa aku ndak bisa melupakannya? mengapa dia terlalu istimewa buatku? justru itu yang membuat aku sangat menderita…

Tuhan tolong aku.. apa yang harus aku buat??

Biarkan Tuhan Menilaimu

Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.


Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan itu. Tetapi, tetaplah berbuat baik selalu.

Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman-teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.

Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka setiap saat.

Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.

Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.

Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.

Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.

Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu .

Jesus Christ Bless U always!!!

BOLEHKAH AKU MENANGIS???

Pagi ini, aku terbangun dari tidurku.. aku berkata :"Mengapa Tuhan membangunkan aku?"  kenapa aku harus menjalani hidup ini. Aku sudah letih dengan semua pergumulan yang ada.. aku sudah lelah untuk berpikir. kalo seandainya Tuhan berkata bahwa aku harus segera kembali ke surga.. aku akan menjawab dengan senang hati.

Apa yang aku rencanakan, apa yang aku harapkan dan doakan sepertinya tak ada realisasinya. Justru aku melihat.. satu persatu teman2ku meninggalkan aku.. bahkan orang yang paling dekat denganku, meninggalkan aku.

Apalagi disaat seperti ini.. aku melihat "laut teberau di depanku dan tentara firaun yang mengejarku" aku gak sanggup.. aku gak kuat. aku sampai di satu titik yang namanya jenuh dan putus asa. Bolehkah aku menangis?? begitu cengengkah aku?? apakah seorang pria tidak boleh menangis?? aku ingin sekali mencurahkan isi hatiku dikakiMu ya Tuhan..

Satu ketika aku membaca sebuah artikel dikatakan kita harus mengasihi sesama tanpa syarat seperti kita mengasihi diri sendiri. namun yang jadi masalah, bagaimana aku dapat mengasihi orang lain?? sementara aku sendiri  gak bisa mengasihi diri sendiri. fisikku begitu lemah, aku gak sanggup lagi berpikir jernih dengan pikiranku. Sekarang aku begitu mudah putus asa dan pesimis melihat apa yang ada di depanku.. seolah2 aku gak bisa melihat kebesaran Tuhan. Apakah yang harus aku perbuat?? Bolehkah aku menangis??

Tuhan.. aku tau Engkau begitu mengasihiku.. aku berdoa bukalah mataku sehingga aku bisa melihat seperti Engkau melihat, Bukalah telingaku agar aku bisa mendengar seperti Engaku mendengar, menilai seperti engkau menilai dan mengambil keputusan seperti Engkau melakukannya. Aku ingin seperti Engkau.. bisa mengasihi sesama dan mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa dan akal budiku.

jadikan aku kuat ya Allah..

Terima kasih untuk kasih sayangMU.

anakMu, Sahat

KETIKA AKU HARUS BERGUMUL

Tanpa aku sadari, aku harus melakukannya.. dalam pergumulan yang amat berat ini aku harus berjuang sendiri untuk menyelesaikan suatu tantangan hidup. Kadang aku hampir putus asa.. tp aku tau begitu aku menyerah, disitulah letak kekalahan aku.. jadi aku gak mau menyerah aku mau terus berjuang demi suatu kemuliaan yang ada dibalik badai..

Tuhan.. saat ini aku dah masuk di hari ke-2 dari 3 hari 3 malam aku berpuasa.. namun aku harus bisa.. aku menyadari mengapa aku harus lakukan ini.. aku melihat bagaimana Ester dapat menyelamatkan bangsa Israel dari kebinasaan ketika haman akan mengancam untuk membinasakan seluruh umat Israel.
Tuhan.. ini sangat menentukan dalam hidup aku.. aku mohon belas kasihanMu Tuhan, akumohon kasih karuniaMu, aku mohon campur tanganMu dalam menyelesaikan ini semua. Bukan hanya lapar, haus, tp kondisi fisik aku yang saat ini sedang lemah.. membuat aku harus berjuang..

Tapi aku harus bisa.. gak ada gunanya aku mengeluh, atau bersungut2.. yang ada aku harus cari Tuhan dan melunakkan hatiNya.. dan menjadi Pembela yang ajaib bagiku.. Tuhan Yesus.. maukah Engkau menjadikan puasaku kali ini sebagai suatu penyembahanku.. aku gak punya kata2.. aku gak punya apa2.. yang kuingin saat ni hanya Engkau.. Tuhan aku butuh Engkau..

Tuhan.. Engkau terlalu mulia untuk menyelesaikan masalah sepele seperti ini.. tp bagi aku untuk mendapatkan 150 juta dalam waktu 2 minggu adalah perkara mustahil.. aku hanya pasrah kepadaMu ya Tuhan.. aku hanya pasrah.. Engkau gak akan pernah mempermalukan umatMu.. Tuhan.. ini aku.. semua yang kupunya adalah milikMu.. aku percaya dan sangat percaya.. bahwa Engkau sanggup.. mengadakan mujizat.. walau saat ini didepanku ada laut teberau dan dibelakangku ada pasukan Firaun.. disinilah Engkau di sebut sebagai Tuhan yang membuka jalan.. makasih Tuhan yang baik.. 1 hari kedepan aku hadapi dengan ucapan syukur.. rasa lapar dan haus dan kelemahan tubuh ini gak akan bisa menghalangi aku untuk menemukan Tuhan.. amin.

ASET YANG TERABAIKAN

"Pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. (Efesus 5:16)"

Li Pai adalah seorang bocah yang suka bermalas-malasan dalam belajar.
Ia lebih senang bermain-main daripada menghabiskan waktunya untuk
membaca atau menulis. Suatu hari, saat gurunya tidak masuk, Li Pai
keluar dari kelas dan pergi bermain-main di tepi sungai. Ketika hendak
menangkap ikan, ia melihat seorang nenek sedang memusatkan perhatiannya
pada sebatang besi yang diasahnya di atas sebuah batu. Selama setengah
hari, Li Pai memperhatikan nenek tersebut bekerja namun si nenek tetap
saja mengasah batang besi tersebut. Li Pai menjadi sangat bingung.
Penuh rasa penasaran, Li Pai pun bertanya, “Nenek sedang apa?”

Nenek
yang sudah tua itu pun menjawab, “Saya sedang mengasah sebuah jarum
untuk menyulam.” “Mengasah jarum? Batang besi sedemikian besarnya, mau
diasah sampai kapan?” kata Li Pai penuh rasa heran. “Benar, nak!” ujar
nenek sambil mengangkat kepala dan memandang Li Pai, “walaupun batang
besi ini besar, namun jika terus diasah akan menjadi semakin kecil.
Asalkan saya tidak berhenti mengasah, batang besi ini pasti akan
menjadi jarum.” Mendengar itu, terbukalah mata hati Li Pai. Ia menjadi
sadar betapa seringnya ia membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak
berguna. Saat itu juga ia mengambil komitmen untuk lebih tekun dalam
belajar. Puluhan tahun kemudian ia pun dikenal sebagai seorang penyair
besar.

Cerita tentang Li Pai ini seakan hendak “menyindir” begitu banyak umat
manusia di muka bumi ini. Bagaimana tidak, terlalu sering kita
menghabis-habiskan waktu dan energi kita untuk hal-hal yang tidak
produktif. Mulai dari sekadar tidur berlama-lama, melamun hingga
berjalan-jalan tanpa tujuan yang pasti. Sebagian orang barangkali
menyadari kesia-siaan tersebut namun tampaknya sebagian besar sama
sekali tidak menyadarinya.

Salah satu aset berharga demi meraih
kesuksesan hidup adalah waktu yang diberikan Tuhan kepada manusia.
Selama kita masih hidup, kita selalu punya peluang untuk menciptakan
kehidupan yang lebih baik. Saya rasa, Tuhan sangat adil karena semua
manusia diberikan waktu 24 jam sehari. Bukankah tidak ada manusia yang
diberikan waktu 23,5 jam sehari atau 25 jam sehari? Semua diberikan
waktu yang sama namun bagaimana kita memanfaatkannya sepenuhnya
tergantung kita.

Dalam berbagai seminar dan training saya selalu
menegaskan bahwa salah satu hal mencolok yang membedakan orang sukses
dan orang gagal adalah bagaimana mereka mengisi waktu mereka. Ketika
orang-orang gagal sedang duduk sambil ongkang-ongkang kaki, orang-orang
sukses telah memulai menabur dan bekerja keras. Itulah sebabnya ketika
orang-orang sukses menuai, orang-orang gagal hanya bisa gigit jari,
bahkan terkadang merasa iri.

Ketika memberikan training di
sebuah toko buku besar di Jakarta, saya bertanya kepada para staf
berapa banyak waktu yang mereka luangkan setiap hari untuk membaca.
Anehnya, sebagian besar menjawab sama sekali tidak pernah. Alasannya
sangat sederhana: tidak punya waktu. Kemudian saya balik bertanya,
setiap hari berapa jam yang mereka habiskan di atas kendaraan umum
untuk pulang pergi kerja. Umumnya menjawab satu hingga dua jam. “Nah,
mengapa satu sampai dua jam itu tidak diluangkan untuk membaca?” tanya
saya. Jika kita tahu mana yang penting dan merupakan prioritas maka
kita lebih terdorong untuk melakukannya secara serius. Jika tidak, kita
cenderung diombang-ambingkan oleh kehidupan dan membiarkan waktu
berlalu begitu saja.

Seorang sahabat pernah memberikan saya sebuah puisi berjudul Pentingnya Waktu.
Berikut kutipannya: “Untuk mengetahui nilai satu tahun, tanyakanlah
kepada siswa yang gagal ujian akhir. Untuk mengetahui nilai satu bulan,
tanyakanlah kepada ibu yang melahirkan bayi prematur. Untuk mengetahui
nilai satu minggu, tanyakanlah kepada seorang editor surat kabar
mingguan. Untuk mengetahui nilai satu jam, tanyakanlah kepada sepasang
kekasih yang menanti untuk bertemu. Untuk mengetahui nilai satu menit,
tanyakanlah kepada seorang yang baru saja ketinggalan bis, kereta atau
pesawat. Untuk mengetahui nilai satu detik, tanyakanlah kepada seorang
yang selamat dari kecelakaan. Untuk mengetahui nilai satu milidetik,
tanyakanlah kepada seorang yang meraih medali perak di Olimpiade.”

Ya,
waktu memang sangat penting. Tidaklah berlebihan jika ada orang yang
selalu berdoa dan mengucap syukur atas waktu yang dikaruniakan Tuhan.
“Terima kasih kasih Tuhan atas hari ini karena hamba-Mu masih Engkau
perkenankan melakukan hal-hal berguna demi memuliakan nama-Mu di muka
bumi ini,” begitu doa seorang pemuda setiap bangun pagi. Menjelang
tidur, ia pun berdoa, “Tuhan terima kasih atas hari ini. Terima kasih
atas kesempatan yang telah Engkau karuniakan kepada hamba-Mu ini.
Semoga apa yang aku lakukan hari ini sungguh berguna, tidak hanya bagi
diriku tapi juga bagi sesamaku dan yang terpenting bagi kemuliaan
nama-Mu. Barangkali aku memang belum bisa memanfaatkan waktuku secara
maksimal. Semoga aku masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri
esok hari. Amin.”

Ijinkanlah saya menutup jumpa kita kali ini
dengan nasihat dari seorang sahabat, “Seinci waktu adalah seinci emas
tetapi kita tidak dapat membeli seinci waktu dengan seinci emas. Jadi,
pergunakanlah waktumu sebaik-baiknya karena waktu yang telah lewat
tidak akan pernah kembali lagi.”

DOA KU

Suatu ketika disaat aku lagi bimbang, sedih, frustasi.. pengen habisin waktu didepan komputer.. sewaktu aku liat friendster.. tiba2.. aku melihat ada pesan di sana dari seorang temen yang aku gak kenal tapi saudara di dalam Tuhan. aku mulai membaca setiap kata demi kata, aku tau dia kirim pesan ini krn dia pasti diberkati dan dia pengen semua orang tau dan diberkati olehnya.

Mungkin kamu menganggap hal sepele.. tp sewaktu aku membacanya.. yang aku baca tersebut sangatlah memberkati aku.. sekarang aku semangat lagi untuk beri yang terbaik buat Tuhan. angel.. thanks a lot.

ini juga salah satu ungkapan hati angel yang bagiku jg sangat memberkati aku.

Yesus tidak hanya mendengar doa doa yang tertanam didalam hati kita.
yang dipanjatkan dalam dekapan bantal bantal yang ternoda oleh air mata
kita. bahkan Ia sudah mendengar sebelum doa doa itu terucapkan. itu
sebabnya tidak peduli seberapa jauh kita sudah meninggalkanNya. Ia
tetap menanti kita kembali. dalam keadaan seperti apapun aku hari ini
aku tahu bahwa Engkau Bapa yang selalu mendengar saat aku berteriak.
Bapa yang selalu memberi saat aku meminta Bapa yang selalu membukakan
pintu saat aku mengetuk. Bapa yang punya rancangan terbaik bagi hidupku.

Kadang gw kalo pas kena masalah baru deket sama Tuhan. gw tuh bener2
anak yang kurang ajar bgt ya. gw pas seneng mana pernah bersyukur? apa
seh yang Tuhan bisa harap dari gw. bisanya cuman buat dosa tanpa bisa
memberitakan injil. Tuhan ampunilah aku yang telah pergi jauh
meninggalkanMu namun didalam hati kecilku sejauh apapun aku berjalan,
sedalam apapun aku jatuh kedalam lubang didalam hati kecilku aku selalu
meneriakan namaMu Yesus. didalam diriku aku tidak ingin berpaling
dariMu karena hanya Engkaulah tempatku mengadu hanya Engkaulah yang
mengerti akan diriku hanya Engkaulah yang mampu menerimaku apa adanya.
tetapi aku hanya bisa menyakiti hatiMu. disaat aku hilang dari para
kawanan domba. Engkau masih mancariku dan menegurku. Engkau masih
mencariku dan memanggilku namaku. aku sangat terharu. Engkau memberiku
banyak masalah agar aku tahu bahwa Engkau masih mencintaiku dan
membantuku untuk menghadapi masalah itu supaya aku semakin dekat
denganMu Tuhan. izinkan aku untuk terus menjadi hambamu. ajarkan aku
supaya tidak sombong, cepat marah, iri, dan menjudge orang lain
sedangkan aku sendiri tidak sempurna dan maseh banyak kesalahan dalam
hidupku. ajarkan aku untuk bisa melayani sesama sepertiMu Tuhan.
ajarkan aku untuk dapat mengasihi sesamaku seperti aku mengasihi Engkau
Tuhan. terkadang rasa benci yang sangat jahat selalu menjadi batu
loncatan didalam hidupku. aku orang yang sangat mudah dendam. ajarkan
aku untuk lebih bisa memaafkan kesalahan orang lain Tuhan seperti
Engkau memaafkan kesalahanku. i love You YESUS.

Allahku yang setia

Sekalipun ku berjalan lewat lembah gelap, namun tanganMu selalu menopang hidupku.

Saat kudalam ketakutan. Kau hadir disisiku. Kau berkata jangan takut Kau briku kemenangan.

Kaulah Tuhan yang berjanji. tak sekalipun Kau ingkari. kesetiaanMu
sungguh terbukti dispanjang hidupku. tuk selamanya kukan setia melayani
mengasihiMu. tiada Tuhan sepertiMu. kau Allahku yang setia.

amin

MIMPI INDAH

M1mP1 TeR1nDaH
Aku : "Zzzzz Zzzzz Zzzzz……"

TUHAN : "Bangun !!!"

Aku : "Hmmm…. siapa ya ?"

Tuhan : "AKU ??? AKU TUHAN. AKU dengar di doamu, kau ingin bicara langsung dengan-KU, maka doamu KU-kabulkan."

Aku (tertegun) : "Oh, aku tidak menyangka doaku dikabulkan,. Lalu kita ada di mana ?"

TUHAN : "Di dalam mimpimu, ini media paling mudah untuk berbicara."

AKU(tertegun): "Ooooh…"

TUHAN : "KU-dengar di doamu, kau ingin mengajukan pertanyaan kepada KU. AKU ingin mendengarnya sekarang."

Aku : "Benar. Bisakah sekarang kumulai ?"

Tuhan : "Tentu."
Aku
: "TUHAN, tahukah ENGKAU bahwa dunia yg KAU ciptakan ini penuh dengan
ketidakadilan. Banyak orang percaya dianiaya. Orang benar menderita.
Itu tidak adil TUHAN !"

TUHAN : "Menurutmu, apakah adil, ketika AKU mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosamu??"

Aku : "Kalau begitu, semua orang benar harus menderita di dunia, begitu ?"

TUHAN
: "Apakah penderitaan itu selamanya ? Mengapa ketika menderita manusia
selalu bertanya "mengapa harus aku?". Tetapi, ketika senang, mereka
tidak pernah bertanya, "mengapa harus aku?"

Aku : "Kalau begitu, mengapa banyak orang jahat hidup senang ?"

TUHAN : "Kau yakin ?"

Aku : "Ya… walaupun tidak semua …"

Tuhan : "Kalau begitu, cobalah jadi jahat, dan lihatlah, seberapa lama kau akan senang, kau bisa membuktikannya sendiri."

Aku : "Hidup ini terlalu rumit untuk dijalani, mengapa KAU selalu mendatangkan cobaan dan masalah?"

TUHAN
: "Masalah KU-ijinkan bukan untuk disesali dan dikeluhi, tapi untuk
diselesaikan. Cobaan KU-ijinkan untuk menunjukkan adanya diri-KU, dan
perlunya berserah pada-KU."

Aku : "Tapi, setiap masalah datang, Aku selalu berdoa meminta jalan keluar. Tetapi, kadang KAU tidak memberinya? Mengapa?"

TUHAN
: "Mengapa? Pertanyaan bagus! Mengapa setiap perkataan yang
KU-perintahkan padamu, kau tidak pernah melakukannya atau selalu
menunda-nunda? Sebelum engkau menuai, menaburlah terlebih dahulu."

Aku : "Mengapa manusia tidak pernah puas terhadap dirinya?"

TUHAN : "Manusia tidak akan menyadari betapa berharganya sesuatu, sampai mereka kehilangan semuanya.

Aku : "Karena itulah TUHAN, mengapa penyesalan selalu datang terlambat? Itu menyebalkan…"

TUHAN
: "Kalau belum terlambat, bukan penyesalan namanya. Kalau belum
menyesal, manusia tidak akan pernah tahu dimana letak kesalahannya."

Aku : "Memang benar. Tapi, penyesalan selalu mendatangkan penderitaan."

TUHAN
: "Ketika penyesalan datang, manusia diberi 2 pilihan. Pertama, segera
bangkit dan meninggalkan duka-citanya. Itu membuat manusia makin kuat
dan terasah. Kedua, berkata : "Aku tidak kuat, beban ini terlalu berat
untuk dijalani". itu mendatangkan penderitaan."

Aku : "Perlukah aku memelihara doa dan waktu untuk-MU setiap harinya?"

Tuhan : "Perlukah AKU mejagamu dan mengawasimu setiap harinya?"

Aku : "TUHAN, seringkali aku sudah berusaha dan berusaha, tapi selau gagal! Mengapa?"

TUHAN : "Berapa kali kau mencoba ?"

Aku : "Katakanlah 10 kali."

TUHAN
: "Bagus. Kalau begitu kau sudah mengetahui 10 cara yg tidak berhasil.
Jangan samakan kegagalan dengan pengalaman. Manusia tidak pernah gagal,
sampai dia berhenti berusaha."

Aku : "Tapi, semua itu terlalu beresiko TUHAN. Setiap usaha mempunyai resiko."

TUHAN
: "Sesungguhnya, ketika kau takut mengambil satu resiko, kau telah
mengambil resiko yang tersisa, yaitu kau tidak akan pernah berhasil !"

Aku : "Kalau begitu, bagaimana cara mendapat kesenangan hidup?"

TUHAN
: "Cintailah dirimu sendiri, dan senantiasa bersyukur. Hidup ini
sebenarnya indah. Jika masalah datang, jangan biarkan masalah menguasai
dirimu, tetapi belajarlah menguasai masalah. Ah, waktu kita habis, kau
sudah harus bangun pagi…"

Aku : "Kapan kita bisa berbicara seperti ini lagi ?"

Tuhan : "Kapanpun. Sebenarnya jarak Kita hanya dipisahkan oleh doa."

Aku : "Oke, terima kasih TUHAN atas pembicaraan yg indah ini."

TUHAN : "AKU MengasihiMu, anakKu."

The Power of WORDS

"Hati-hati dengan lidahmu, ia bisa membangun dan bisa meruntuhkan. Semua itu adalah pilihan-mu"!.

(Family DISCovery)

Kali ini kita akan membahas kekuatan kata-kata, ada yang bilang apa artinya sebuah kata-kata di lain pihak ada yang sungguh percaya akan kekuatan kata-kata. Kalau kita ingat kisah Malin Kundang, ketika sang anak durhaka lalu sang Bunda mengutuknya maka Malin yang mengalami kutukan berubah menjadi batu. Kita mendengar betapa berkuasanya kata-kata sang Ibu ketika mengutuk sang anak, dan hal itu segera terjadi - terlepas hal itu untuk kebaikan atau keburukan.

Kisah lainnya tentang kekuatan kata-kata dapat kita rasakan lewat betapa manjurnya mantera-mantera yang dilontarkan para dukun atau ahli mantera, dengan mantera yang diucapkan dapat mengakibatkan terjadinya hal-hal yang diinginkan sang ahli. Demikian juga sebaliknya, betapa banyaknya mujizat dan kesembuhan terjadi akibat dari doa-doa yang kusuk yang dinaikkan oleh para pendoa. Kembali lepas dari baik atau buruknya niat dari individu yang mengeluarkan kata-kata, ternyata kata-kata yang dikeluarkan seseorang itu sungguh berkuasa.

Kata-kata bijak yang berkata lidah itu lebih berbahaya dari ujung pisau yang tajam, pepatah ini menjelaskan betapa bahayanya kita apabila tidak menggunakan kata-kata dengan bijaksana maka akan melukai seseorang.

Untuk lebih melukiskan kekuatan kata-kata mari kita lihat dari kisah-kisah menarik dibawah ini yang mengungkapkan bahwa kata-kata dapat merubah AIR, NASI dan WORTEL. Sekarang ini dunia sedang gempar akibat Buku-buku tentang Air yang ditulis oleh Masaru Emoto - seorang peneliti air yang mashur. Di dalam bukunya dituliskan tentang HADO (gelombang Energi) yang dapat disalurkan melalui kata-kata kepada air. Air yang ada di dunia ini sangat terpengaruh dengan kata-kata yang dikeluarkan manusia di sekelilingnya. Kristal-kristal air yang telah diproses sedemikian rupa akan memberikan gambaran nyata tentang respon air atas kata-kata yang diterimanya.

1) Air yang berubah - Dalam salah satu buku Masaru tertulis kisah menarik : Doa yang mengubah Air. Seorang Kepala Pendeta Houki Kato di kuil Buddha khusus Jepang sering membacakan mantera dan doa di Bendungan Fujiwara, daerah Gunma. Akibat doa dan manteranya mampu mengubah permukaan air di bendungan tersebut. Sebelum doa permukaannya keruh dan kotor, sedangkan setelah doa permukaan airnya menjadi jernih. Setelah diperiksa kristal airnya, memang benar kristal air yang terbentuk sebelum doa berbentuk seperti wajah orang yang kesakitan, tetapi setelah doa maka kristal airnya berbentuk indah dan bercahaya.

Inti pelajaran-nya adalah kata-kata mampu mengubahkan ¡V Kata-kata dapat mengubah yang tidak baik menjadi baik, yang rusak menjadi baik.

2) Nasi yang berubah ¡V Sebuah keluarga di Jepang melakukan percobaan yang menarik, mereka memasukkan nasi kedalam dua buah botol. Setiap hari selama satu bulan, seluruh anggota keluarga, bahkan anak-anak mereka, mengatakan ¡§terima kasih¡¨ ke salah satu botol, dan mengatakan ¡§kamu bodoh¡¨ ke botol yang lain. Selanjutnya, mereka melihat perubahan yang terjadi pada nasi dalam kedua botol tersebut. Setelah satu bulan, nasi yang dikatakan ¡§terima kasih¡¨ membentuk fermentasi dengan bau alkohol yang khas, sedangkan nasi yang dipanggil dengan sebutan ¡§kamu bodoh¡¨ menjadi basi dan berwarna hitam.

Inti pelajaran-nya adalah kata-kata mempertahankan ¡V kata-kata dapat membuat proses pengawetan alami atau sebaliknya kata-kata dapat membusukkan atau merusak sebuah kondisi yang ada.

3) Wortel yang hidup dan mati ¡V Kami sekeluarga juga melakukan percobaan yang menarik untuk disharing. Kami menanam enam buah wortel yang berasal dari benih yang sama, kondisi yang sama pada tiga buah pot dengan kondisi tanah dan pencahayaan yang sama. Cuma pada pot pertama, kami sekeluarga termasuk anak-anak dan pembantu rumah tangga kami mengatakan ¡§kamu tidak berguna, kamu bodoh¡¨ kepada satu buah pot, satu yang lainnya kami sekeluarga sepakat untuk mengatakan ¡§kamu baik dan berguna¡¨ dan yang terakhir kami biarkan saja tanpa dikatakan sesuatu. Hasilnya setelah 21 hari, wortel dalam pot yang kami katakan ¡§kamu tidak berguna, kamu bodoh¡¨ keduanya mati dan membusuk, yang kami katakan ¡§baik dan berguna¡¨ kedua wortelnya bertumbuh dengan subur. Sedangkan untuk yang dibiarkan, satu wortel mati dan yang satunya tumbuh tetapi tidak lebat.

Inti pelajaran-nya adalah kata-kata menumbuhkan ¡V kata-kata dapat membusukkan, menumbuhkan, semuanya tergantung kita hal ini kita belajar dari kisah wortel

Solutions Tips Dalam Menggunakan Kata-kata :

„X Untuk mengubahkan ¡V apabila kita mengalami keadaan tertekan dalam pekerjaan, kesehatan atau perkawinan. Gunakan kata-kata positif, maka akan meringankan dan memberi semangat kerja dalam pekerjaan. Kuasa penyembuhan seperti yang tercatat dalam buku Masaru, banyak orang yang disembuhkan lewat kata-kata yang diperkatakan kepada air. Penyakit Leukemia, penyakit jantung, penyakit keturunan dapat disembuhkan. Jangan sering memperkatakan ¡§cerai¡¨ kepada pasangan kita maka hal ini akan menjadi kenyataan dalam perkawinan.

„ Untuk mempertahankan’  apabila perkawinan kita hampir hancur, kondisi fisik kita lemah, maka gunakan kata-kata yang membangun dan positif. Maka perkawinan kita pasti akan bertahan.

„ Untuk menumbuhkan dan membangun, gunakan kata-kata yang membangun untuk anak-anak, usaha baru kita, masa pertumbuhan, tanaman maka anak-anak akan bertumbuh dengan bijaksana, tumbuhan akan berbuah lebat.

BERKORBAN ITU INDAH

Musim hujan sudah berlangsung selama dua bulan
sehingga dimana-mana pepohonan tampak menjadi hijau. Seekor ulat
menyeruak di antara daun-daun
hijau yang bergoyang-goyang diterpa
angin. " Apa Khabar daun hijau,"!! katanya. Tersentak daun hijau
menoleh ke arah suara yang datang. "Oo,
kamu ulat. Badanmu kelihatan kecil dan kurus, mengapa?" tanya daun hijau. "
Aku
hampir tidak mendapatkan dedaunan untuk makananku". " Bisakah engkau
membantuku sobat?" kata ulat kecil. "Tentu..tentu..mendekatlah ke
mari." Daun hijau berpikir, Jika aku memberikan sedikit dari tubuhku
ini untuk makanan si ulat, aku akan tetap hijau, hanya saja aku akan
kelihatan belobang-lobang. tapi tak apalah. Perlahan-lahan ulat
menggerakkan tubuhnya menuju daun hijau. Setelah makan dengan kenyang,
ulat berterima kasih kepada daun hijau yang telah merelakan bagian
tubuhnya menjadi makanan si ulat.
Ketika ulat mengucapkan terima
kasih kepada sahabat yang penuh kasih dan pengorbanan itu, ada rasa
puas didalam diri daun hijau. Sekalipun
tubuhnya kini berlobang
disana sini namun ia bahagia bisa melakukan bagi ulat kecil yang lapar.
Tidak lama berselang ketika musim panas datang daun hijau menjadi
kering dan berubah warna. Akhirnya ia jatuh ketanah, disapu orang dan
dibakar.
Apa yang terlalu berarti di dalam hidup kita sehingga kita
enggan berkorban sedikit saja bagi sesama ? Tokh akhirnya semua yang
ada akan binasa. Daun hijau yang baik mewakili orang-orang yang masih
mempunyai "hati" bagi sesamanya. Yang tidak menutup mata ketika melihat
sesamanya dalam kesulitan. Yang tidak membelakangi dan seolah-olah
tidak mendengar ketika sesamanya berteriak minta tolong. Ia rela
melakukan sesuatu untuk kepentingan orang lain dan sejenak mengabaikan
kepentingan diri sendiri.Merelakan kesenangan dan kepentingan diri
sendiri bagi sesama memang
tidak mudah, tetapi indah. Ketika berkorban, diri kita sendiri menjadi seperti daun yang berlobang
namun
itu sebenarnya tidak mempengaruhi hidup kita. Kita akan tetap hijau,
Allah akan tetap memberkati dan memelihara kita. Bagi "daun hijau" ,
berkorban merupakan satu hal yang mengesankan dan terasa indah serta
memuaskan. Dia bahagia melihat sesamanya bisa tersenyum karena
pengorbanan yang ia lakukan. Ia juga melakukannya karena menyadari
bahwa ia tidak akan selamanya tinggal sebagai daun hijau. Suatu hari ia
akan kering dan jatuh. Demikianlah hidup kita, hidup ini hanya
sementara kemudian kita akan mati. itu sebabnya isilah hidup ini dengan
perbuatan-perbuatan baik : kasih, pengorbanan, pengertian, kesetiaan,
kesabaran dan kerendahan hati.

Jadikanlah berkorban itu
sebagai sesuatu yang menyenangkan dan membawa sukacita tersendiri bagi
anda. Dalam banyak hal kita bisa berkorban. mendahulukan kepentingan
sesama, melakukan sesuatu bagi mereka, memberikan apa yang kita punyai
dan masih banyak lagi pengorbanan yang bisa dilakukan. Jangan lupa
bahwa kita pernah menerima pengorbanan yang tiada taranyadari Yesus
hingga kita bisa diselamatkan seperti sekarang ini